Bukan Kecelakaan #Journey2
"I am your Creator. You were in my care even before you were born." (CEV)
Isaiah 44 : 2a
Tepat setelah aku ingin mengetahui tujuan hidupku, dan Tuhan membukakan pintu hikmatku satu persatu. Aku percaya kalau kalian juga punya cerita yang hebat dan bisa menginspirasi banyak orang. Entah tentang keluarga kalian, siapa kalian, pekerjaan kalian, studi dll. Dan banyak pula orang yang menginspirasi hidupku.
Saat usiaku 20 tahun aku harus belajar menerima kenyataan siapa aku dan bagaimana aku terlahir. Cukup berat waktu itu, tapi bisa dibilang aku kuat oleh kuat kuasaNya. Aku dilahirkan oleh sepasang laki-laki dan perempuan diluar pernikahan. Dan perempuan itu masih berumur belasan tahun. Aku anak pertama mereka. Entah bagaimana cerita detailnya, yang aku tahu bahwa aku diangkat menjadi anak kedua dari sepasang suami istri. Ternyata keluarga ini memang tidak bisa memiliki seorang anak sehingga membuat mereka ingin mengadopsi anak. Jadi, sekarang mereka adalah keluargaku dimana aku merupakan anak ketiga karena semasa aku SMA mereka mengadopsi anak yang lebih tua dariku.
"you are alive because God wanted created you", Pslam 139 : 16
Tentunya kalian bisa membayangkan bagaimana rasanya ketika kalian tahu ketika aku mendengar kenyataan hidupku. Penolakan? Kekecewaan? Siapa yang disalahkan? Itu yang aku alami. Tapi, ayat di atas mengingatkanku bahwa I am His creation. Tuhan punya tujuan dalam menciptakan ku terutama bagaimana aku ada di dunia. Mungkin aku menyesal terlahir dengan cara seperti itu, tapi aku tidak pernah menyesal hidup di keluargaku.
While there are illegitimate parents, there are no illegitimate children. Many children are unplanned by their parents, but they are not unplanned by God, kata Warren untukku.
Jadi, aku tidak perlu terlarut dalam kekecewaan, tidak perlu juga menyalahkan. Cukup mengerti, memahami dan menerima maksud Tuhan. Seperi kata banyak orang, kesuksesan berawal dari banyak kegagalan. Kebahagiaanku sekarang dengan orangtua yang luar biasa mencintaiku dan memperjuangkan hidupku adalah pemberian yang layak aku terima. Karena Tuhan mencintai dan menghargai ku. "GOD IS LOVE" (1 John 4:8)
Pertanyaannya, maukah kalian memahami, menerima dan percaya segala rencanaNya dalam hidup kalian? Kalian tidak akan pernah kekurangan kasih karena Tuhanlah kasih itu.

Komentar
Posting Komentar