Siapa Aku? #Journey1
Siapa aku?
Sering menjadi pertanyaan bagi setiap orang ketika dia mulai mencari jati dirinya, ingin mulai mengenal pribadinya dan memahami karakter dirinya. Ya, itu yang aku alami. Semenjak usiaku 20 tahun, aku mulai mencari sungguh-sungguh siapa diriku, darimana aku, apa tujuan hidupku, dan mengapa aku ada. Aku percaya bahwa setiap orang memiliki titik terendah dalam hidupnya entah apa yang terjadi. Tapi, hal itulah yang menjadikan dirinya untuk mencari jati diri. Saat aku berada dititik teredah ku, seorang teman dimasa kecilku memberikan sebuah buku yang bisa membantuku menemukan jawaban semua pertanyaanku.
The Purpose Driven Life, "jika kau ingin mencari jawaban kenapa kau diciptakan maka bertanyalah pada Penciptamu" itulah yang dikatakan Warren padaku.
Colossians 1:16b, "all things were made by Him and for Him" (BBE)
Lalu terlintas dalam pikiranku, bagaimana aku tau? Bagaimana aku menemuinya agar tau tujuan hidupku? Dan yang aku temukan adalah...
It all start with God.
Artinya, langkah yang harus aku lakukan adalah mulai menjalin hubungan yang intim dengan-Nya. Dengan cara memiliki kualitas doa dan mau belajar tentang firmanNya. Sebenarnya, ini tidak mudah. Tapi, juga tidak sulit. Dan aku mulai mencobanya.
Then, do you know what happen with me? Wonderful is come!
Aku rasa kalian juga harus mengalaminya.
Satu hal yang harus dilakukan sebelum memulainya adalah siapkan dirimu untuk rendah hati. Karena seringkali ketika kita mulai menerima sesuatu yang ada di luar rasional kita, sulit untuk kita mau menerima sehingga itu yang menghambat kita untuk tau apa tujuan hidup kita.
Colossians 1:16b, "all things were made by Him and for Him" (BBE)
Lalu terlintas dalam pikiranku, bagaimana aku tau? Bagaimana aku menemuinya agar tau tujuan hidupku? Dan yang aku temukan adalah...
It all start with God.
Artinya, langkah yang harus aku lakukan adalah mulai menjalin hubungan yang intim dengan-Nya. Dengan cara memiliki kualitas doa dan mau belajar tentang firmanNya. Sebenarnya, ini tidak mudah. Tapi, juga tidak sulit. Dan aku mulai mencobanya.
Then, do you know what happen with me? Wonderful is come!
Aku rasa kalian juga harus mengalaminya.
Satu hal yang harus dilakukan sebelum memulainya adalah siapkan dirimu untuk rendah hati. Karena seringkali ketika kita mulai menerima sesuatu yang ada di luar rasional kita, sulit untuk kita mau menerima sehingga itu yang menghambat kita untuk tau apa tujuan hidup kita.
Why people never discovery their life purpose?
Karena mereka hanya fokus pada diri sendiri. Seperti yang pernah aku alami. Apa yang ingin aku lakukan dalam hidupku? Apa yang seharusnya aku lakukan dengan hidupku? Aku besok ingin menjadi apa ya? Pokoknya suatu saat nanti aku harus punya.. bla bla bla. Coba cermati semua ungkapan itu! Got it? Yes, it's about my self.
"You were made by God and for God" Matthew 16:25
It's not about ourself. But about becoming what God created you to be. Jadi, yang aku dapat disini adalah jangan gunakan Tuhan untuk jadi alat kita dalam mencapai kesuksesan kita. Tapi sebaliknya. Sekalipun kita punya free Will tapi kita tetap jadi alatNya untuk tujuanNya.
Karena mereka hanya fokus pada diri sendiri. Seperti yang pernah aku alami. Apa yang ingin aku lakukan dalam hidupku? Apa yang seharusnya aku lakukan dengan hidupku? Aku besok ingin menjadi apa ya? Pokoknya suatu saat nanti aku harus punya.. bla bla bla. Coba cermati semua ungkapan itu! Got it? Yes, it's about my self.
"You were made by God and for God" Matthew 16:25
It's not about ourself. But about becoming what God created you to be. Jadi, yang aku dapat disini adalah jangan gunakan Tuhan untuk jadi alat kita dalam mencapai kesuksesan kita. Tapi sebaliknya. Sekalipun kita punya free Will tapi kita tetap jadi alatNya untuk tujuanNya.
Komentar
Posting Komentar